Analisis kualitas instrumen PAS pada mata pelajaran al-qur’an hadits menggunakan model rasch

Authors

  • Ulva Rahmi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Author
  • Razzaq Fikih Al Zikra UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi Author
  • Rizky Illahi Yusnaidi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi Author
  • Miftahir Rizqa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi Author

DOI:

https://doi.org/10.53515/alqodiri.v24i1.16

Keywords:

Al-Qur’an Hadits, evaluasi pembelajaran, Exploratory Factor Analysis, Model Rasch, Reliabilitas instrumen, Validitas Konstruk

Abstract

Evaluasi pembelajaran memiliki peran penting dalam memastikan ketercapaian tujuan pendidikan, namun kualitas evaluasi sangat bergantung pada validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan. Dalam praktiknya, masih banyak instrumen penilaian yang belum melalui analisis empiris secara komprehensif, sehingga berpotensi menghasilkan pengukuran yang bias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen penilaian akhir semester pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits melalui pendekatan Model Rasch yang dipadukan dengan analisis faktor, yaitu Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 253 peserta didik kelas VII di MTsN 2 Kota Bukittinggi. Instrumen yang dianalisis terdiri dari 50 butir soal pilihan majemuk, dengan data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dan JASP untuk menguji validitas konstruk dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki karakteristik unidimensional berdasarkan analisis EFA, serta mengalami peningkatan kesesuaian model setelah dilakukan modifikasi pada tahap CFA, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai indeks fit dan penurunan nilai RMSEA. Selain itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,791 yang mengindikasikan konsistensi internal yang baik. Dengan demikian, instrumen yang dianalisis memiliki kualitas yang memadai untuk digunakan dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Model Rasch dengan EFA dan CFA memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi kualitas instrumen, serta disarankan agar pengembangan instrumen dilakukan secara sistematis dan mencakup berbagai ranah kemampuan peserta didik.

References

Al Hakim, R., Mustika, I., & Yuliani, W. (2021). Validitas dan reliabilitas angket motivasi berprestasi. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 4(4), 263. https://doi.org/10.22460/fokus.v4i4.7249

Ariesa, Y. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan dengan menggunakan analisis faktor konfirmatori: Yeni Ariesa; Rafida Khairani. Jurnal Ilmiah Abdi Ilmu, 12(1), 8-18.

Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Azzahra, N. S., Sumarni, S., & Putranta, H. (2024). Analisis validitas dan realibilitas kualitas soal pilihan ganda Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mata pelajaran pendidikan agama islam menggunakan pendekatan model rasch. QuranicEdu: Journal of Islamic Education, 4(1), 85-94. https://doi.org/10.37252/quranicedu.v4i1.681

Boone, W. J. (2016). Rasch analysis for instrument development: why, when, and how?. CBE—Life Sciences Education, 15(4), rm4. https://doi.org/10.1187/cbe.16-04-0148

Chan, S. W., Looi, C. K., & Sumintono, B. (2021). Assessing computational thinking abilities among Singapore secondary students: a Rasch model measurement analysis. Journal of Computers in Education, 8(2), 213-236. https://doi.org/10.1007/s40692-020-00177-2

Devi, M. Y., Hidayanthi, R., & Fitria, Y. (2022). Model-model evaluasi pendidikan dan model sepuluh langkah dalam penilaian. Jurnal Basicedu, 6(1), 675-683. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1934

Ghazali, N., & Nordin, M. S. (2019). Measuring meaningful learning experience: Confirmatory factor analysis. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 9(12), 283-296.

Hambleton, R. K., & Swaminathan, H. (2013). Item response theory: Principles and applications. Springer Science & Business Media. https://doi.org/10.1007/978-94-017-1988-9

Heri, L., Rusilowati, A., & Raharjo, T. J. (2017). Pengembangan instrumen penilaian psikomotor senam lantai dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa sekolah dasar. Journal of Research and Educational Research Evaluation, 6(1), 19-29. https://doi.org/10.15294/jrer.v6i1.16204

Khumaedi, M. (2012). Reliabilitas instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 12(1), 25–30. https://doi.org/10.15294/jptm.v12i1.5273

Kline, R. B. (2023). Principles and practice of structural equation modeling (4th ed.). Guilford Press.

Laila, L., Nabila, A., & Widyanti, E. (2024). Konsep dasar evaluasi pembelajaran. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(5), 252-262. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i5.536

Linn, R. L. (2006). Educational measurement (4th ed.). Praeger Publishers.

Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi program dalam penelitian evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1).

Natanael, Y., & Novanto, Y. (2020). Pengujian model pengukuran congeneric, tau-Equivalent dan parallel pada satisfaction with life scale (SWLS). Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 285-298. https://doi.org/10.15575/psy.v7i2.6405

Prasetyo, Y. T., Senoro, D. B., German, J. D., Robielos, R. A. C., & Ney, F. P. (2020). Confirmatory factor analysis of vulnerability to natural hazards: A household Vulnerability Assessment in Marinduque Island, Philippines. International Journal of Disaster Risk Reduction, 50, 101831. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101831

Pratama, D. (2020). Analisis kualitas tes buatan guru melalui pendekatan item response theory (IRT) model rasch. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 61-70. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v7i1.1187

Putri, R. D. P., & Febrilia, Y. (2024). Confirmatory Factor Analysis (CFA) on the quality of critical thinking instruments, motivation, and learning achievement of learners. PENDAGOGIA: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 73-84.

Retnawati, H. (2016). Analisis kuantitatif instrumen penelitian (panduan peneliti, mahasiswa, dan psikometrian). Parama publishing.

Santoso, P. H., Istiyono, E., Haryanto, & Hidayatulloh, W. (2022). Thematic analysis of Indonesian physics education research literature using machine learning. Data, 7(11), 147. https://doi.org/10.3390/data7110147

Scoulas, J. M., Dunya, B. A., & De Groote, S. L. (2021). Validating students' library experience survey using rasch model. Library & Information Science Research, 43(1), 101071. https://doi.org/10.1016/j.lisr.2021.101071

Stapleton, C. D. (1997, January). Basic concepts in exploratory factor analysis (EFA) as a tool to evaluate score validity: A right-brained approach. Paper presented at the Annual Meeting of the Southeast Educational Research Association, Austin, TX, United States.

Sugiono, S., Noerdjanah, N., & Wahyu, A. (2020). Uji validitas dan reliabilitas alat ukur SG posture evaluation. Jurnal Keterapian Fisik, 5(1), 55-61. https://doi.org/10.37341/jkf.v5i1.167

Syafii, A., Haryanto, H., Ahmad, I. F., & Fauziah, A. (2021). Analysis of items with Item Response Theory (IRT) approach on final assessment for al-quran hadith subjects. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(1), 167-194. https://doi.org/10.14421/jpai.2021.181-09

Unaradjan, D. D. (2019). Metode penelitian kuantitatif. Penerbit Unika Atma Jaya Jakarta.

Yamin, S., & Kurniawan, H. (2009). SPSS complete: Teknik analisis statistik terlengkap dengan software SPSS. Jakarta: Salemba Infotek, 328.

Yudha, R. P. (2023). Higher order thinking skills (HOTS) test instrument: Validity and reliability analysis with the rasch model. EduMa: Mathematics education learning and teaching, 12(1), 21-38. https://doi.org/10.24235/eduma.v12i1.9468

Downloads

Published

2026-04-11